Mahasiswa Internasional UM Kendari Tanam Pohon Bersama Dinas Lingkungan Hidup Sultra

  • Admin DKI
  • 26

Kendari, 16 Desember 2024 – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar kegiatan perdana bersama mahasiswa internasional angkatan 2024 melalui aksi peduli lingkungan bertajuk "Green Welcome: Menanam Harapan di Tanah Sultra", bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara (DLH Sultra).

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa internasional yang berasal dari Pakistan, Tanzania, Rwanda, dan Thailand, bersama dengan pimpinan fakultas, dosen, serta perwakilan Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi (DKI) UMK. Penanaman pohon dilakukan di area kampus dan ruang terbuka hijau yang menjadi bagian dari program penghijauan kota Kendari.

Direktur DKI UMK dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi simbol penanaman nilai-nilai kebersamaan, keberagaman, dan tanggung jawab global yang menjadi semangat utama dalam program internasionalisasi UMK.

"Kami ingin mahasiswa internasional merasa diterima, terlibat aktif dalam kegiatan sosial, dan menjadi bagian dari masyarakat Sulawesi Tenggara. Melalui aksi ini, mereka tak hanya belajar di ruang kelas, tapi juga belajar mencintai bumi tempat mereka kini tinggal dan belajar," ujarnya.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sultra juga mengapresiasi UMK atas inisiatif positif ini dan berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi tradisi tahunan kampus dalam menyambut mahasiswa internasional.

Salah satu mahasiswa, Aisha Abdi Khatib dari Tanzania, mengungkapkan rasa senangnya bisa langsung terlibat dalam kegiatan lingkungan sejak awal kedatangannya. "I feel happy and honored to be part of this tree-planting activity. It makes me feel welcomed and included in a community that truly cares about the environment. This is a meaningful start to my journey in Indonesia" ujarnya. Menurutnya, kegiatan pertama ini membuatnya merasa diterima dan menjadi bagian dari komunitas yang peduli.

Kegiatan ini menjadi penanda awal dari rangkaian aktivitas integrasi mahasiswa internasional di UMK, sekaligus bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.