Mahasiswa ICT UM Kendari Tampilkan Budaya Indonesia dalam Closing Program Ceremony di NEUST, Filipina
Filipina, 10 Desember 2024 – Tujuh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) yang mengikuti program International Credit Transfer (ICT) Batch 2 di Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Filipina, sukses memukau hadirin dalam acara Closing Program Ceremony dengan menampilkan pertunjukan seni dan mengenakan pakaian tradisional khas Indonesia.
Dalam momen penutupan program tersebut, para mahasiswa mempersembahkan tarian tradisional dan lagu daerah Indonesia sebagai bentuk promosi budaya serta ungkapan rasa bangga terhadap tanah air. Penampilan mereka mendapatkan sambutan meriah dari sivitas akademika NEUST, mahasiswa internasional dari negara lain, serta tamu undangan yang hadir.
Tujuh mahasiswa yang berasal dari empat program studi di UMK ini telah menempuh satu semester penuh perkuliahan di NEUST sebagai bagian dari skema pertukaran pelajar yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Selama mengikuti program, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di lingkungan kampus internasional, tetapi juga menjalin persahabatan dengan mahasiswa dari berbagai negara, mengikuti kegiatan kemahasiswaan lintas budaya, dan mengenal lebih dekat budaya Filipina.
Menjelang kepulangan mereka ke Indonesia, para mahasiswa mengungkapkan rasa haru. Di satu sisi, mereka mulai merasa nyaman dan akrab dengan lingkungan di Filipina, namun di sisi lain, kerinduan akan tanah air, keluarga, dan kehidupan kampus di UM Kendari mulai terasa kuat.
“Kami belajar banyak, bukan hanya di kelas, tapi juga dari pengalaman hidup di negara lain. Ini membuka pikiran dan memperluas cara pandang kami,” ujar salah satu mahasiswa peserta ICT.
Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi (DKI) UMK menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para mahasiswa dalam membawa nama baik kampus dan Indonesia secara umum di kancah internasional. “Kami bangga melihat mereka tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi duta budaya Indonesia yang menginspirasi,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi UMK yang terus mendorong mahasiswanya untuk meraih pengalaman global yang bermakna, serta memperkuat kolaborasi akademik antara UMK dan NEUST.